ternyata tak semudah yang kubayangkan
lelah itu tak juga hilang
meski semua telah kulakukan
dan semuanya kini telah selesai
namun lelah yang menghimpit
tak juga beranjak dari hidupku yang sempit
walau ku tak ingin
tapi ini yang harus kujalani
semoga lelah itu
menjadi cambuk untukku bangkit
menatap hari baru di depanku
yang menanti untuk ku jalani
dengan satu senyum yang baru
merekah dari sudut hatiku
Minggu, 10 Januari 2010
Rabu, 23 Desember 2009
bukan apa-apa
bukan apa-apa
memang bukan apa-apa
hanya bukan apa-apa
jika bukan apa-apa
apakah bukan apa-apa
sudahlah, bukan apa-apa
masih bukan apa-apa
tetap bukan apa-apa
karna memang bukan apa-apa
memang bukan apa-apa
hanya bukan apa-apa
jika bukan apa-apa
apakah bukan apa-apa
sudahlah, bukan apa-apa
masih bukan apa-apa
tetap bukan apa-apa
karna memang bukan apa-apa
Rabu, 16 Desember 2009
lelah
aku memang lemah
tapi itu karenaku lelah
aku memang tak berguna
tapi itu karenaku lelah
aku memang tak berarti
tapi itu karenaku lelah
aku lelah berpura-pura menjadi baja
sementara aku adalah kapas
aku lelah berpura-pura tegar
padahal sudut hatiku terluka dalam
tapi apa yang bisa kulakukan
selain menangis meratapi kebodohanku
apa lagi yang bisa kuperbuat
selain menangis menyesali ketololanku
untuk semua yang pernah tersakiti karenaku
kuucapkan maaf dari hatiku
semoga cukup untuk sekedar hapuskan dendam
yang mungkin bertumpuk sekian lama
hingga membeku dan mendarah daging
sekali lagi kusampaikan maafku yang terdalam
ijinkanku beristirahat . . .
menikmati kematian yang semakin mendekat
dengan semua kelelahan yang begitu mengikat
sekali lagi . . . .
maaf . . . . . . . .
tapi itu karenaku lelah
aku memang tak berguna
tapi itu karenaku lelah
aku memang tak berarti
tapi itu karenaku lelah
aku lelah berpura-pura menjadi baja
sementara aku adalah kapas
aku lelah berpura-pura tegar
padahal sudut hatiku terluka dalam
tapi apa yang bisa kulakukan
selain menangis meratapi kebodohanku
apa lagi yang bisa kuperbuat
selain menangis menyesali ketololanku
untuk semua yang pernah tersakiti karenaku
kuucapkan maaf dari hatiku
semoga cukup untuk sekedar hapuskan dendam
yang mungkin bertumpuk sekian lama
hingga membeku dan mendarah daging
sekali lagi kusampaikan maafku yang terdalam
ijinkanku beristirahat . . .
menikmati kematian yang semakin mendekat
dengan semua kelelahan yang begitu mengikat
sekali lagi . . . .
maaf . . . . . . . .
Rabu, 18 November 2009
kosong
saat waktu berlalu dalam senyap
kusadari ku berada di satu sisi jalan yang berujung gelap
hanya setitik hitam yang terlihat dari kejauhan
memang aku tak secara sengaja
berhenti di sudut persimpangan yang kosong
menatap hampa sehelai daun yang meluruh
meraba hatiku
akankah hatiku bernasib sama
dengan daun itu?
kusadari ku berada di satu sisi jalan yang berujung gelap
hanya setitik hitam yang terlihat dari kejauhan
memang aku tak secara sengaja
berhenti di sudut persimpangan yang kosong
menatap hampa sehelai daun yang meluruh
meraba hatiku
akankah hatiku bernasib sama
dengan daun itu?
Rabu, 11 November 2009
ragu . . .
aku memang hanya seorang perempuan yang hanya bisa berkata iya, namun tak bolehkah sekali saja ku berkata tidak?
aku memang hanya seorang perempuan yang hanya bisa mengangguk, namun tak bolehkah sekali saja ku menggeleng?
aku memang hanya seorang perempuan yang hanya bisa menurut, namun tak bolehkah sekali saja ku memilih?
aku memang hanya seorang perempuan, namun aku bukan boneka yang hanya bisa di permainkan semau hati, aku juga bukan plastisil yang selalu mengikuti gerak tangan pembuatnya.
aku manusia yang juga memiliki kaki yang harus berjalan
aku manusia yang juga memiliki mata yang harus melihat
aku manusia yang juga memiliki telinga yang harus mendengar
aku manusia yang juga memiliki tangan yang harus menggapai
dan aku manusia yang juga punya hati, yang harus merasa . . .
aku memang hanya seorang perempuan yang hanya bisa mengangguk, namun tak bolehkah sekali saja ku menggeleng?
aku memang hanya seorang perempuan yang hanya bisa menurut, namun tak bolehkah sekali saja ku memilih?
aku memang hanya seorang perempuan, namun aku bukan boneka yang hanya bisa di permainkan semau hati, aku juga bukan plastisil yang selalu mengikuti gerak tangan pembuatnya.
aku manusia yang juga memiliki kaki yang harus berjalan
aku manusia yang juga memiliki mata yang harus melihat
aku manusia yang juga memiliki telinga yang harus mendengar
aku manusia yang juga memiliki tangan yang harus menggapai
dan aku manusia yang juga punya hati, yang harus merasa . . .
Kamis, 29 Oktober 2009
ingin pergi
Ya Allah,
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa menyakiti, maka ampunilah hamba dan lepaskanlah hamba dari jerat iblis yang selalu mengintai langkah hamba. dan sayangilah mereka yang tersakiti karena hamba.
Ya Allah,
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa tersakiti, maka sabarkanlah hamba dan berikanlah hamba rasa syukur dalam setiap nafas hamba. dan ampunilah mereka yang telah menyakiti hamba.
Ya Allah,
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa lemah, maka kuatkanlah hamba dan tegakkanlah kaki hamba di jalan ridho-Mu. dan kuatkanlah pula mereka yang selalu istiqomah dalam mencari rahmat-Mu.
Ya Allah,
hanya Engkaulah yang Maha Pengasih, hanya Engkaulah yang Maha Memahami.
kepada Engkaulah hamba memohon, dan kepada Engkaulah Hamba bersandar.
kabulkanlah, Ya Allah . . .
Amin . . . Ya Mujibassailin . . .
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa menyakiti, maka ampunilah hamba dan lepaskanlah hamba dari jerat iblis yang selalu mengintai langkah hamba. dan sayangilah mereka yang tersakiti karena hamba.
Ya Allah,
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa tersakiti, maka sabarkanlah hamba dan berikanlah hamba rasa syukur dalam setiap nafas hamba. dan ampunilah mereka yang telah menyakiti hamba.
Ya Allah,
jika memang hamba adalah orang yang senantiasa lemah, maka kuatkanlah hamba dan tegakkanlah kaki hamba di jalan ridho-Mu. dan kuatkanlah pula mereka yang selalu istiqomah dalam mencari rahmat-Mu.
Ya Allah,
hanya Engkaulah yang Maha Pengasih, hanya Engkaulah yang Maha Memahami.
kepada Engkaulah hamba memohon, dan kepada Engkaulah Hamba bersandar.
kabulkanlah, Ya Allah . . .
Amin . . . Ya Mujibassailin . . .
Rabu, 28 Oktober 2009
coba-coba
<html>
<head>
<title>belajar html</title>
</head>
<body bgcolor = "blue">
<p>yang berfungsi untuk mewarna halaman web adalah sintag bgcolor yang
diletakkan di body</p>
</body>
</head>
</html>
<head>
<title>belajar html</title>
</head>
<body bgcolor = "blue">
<p>yang berfungsi untuk mewarna halaman web adalah sintag bgcolor yang
diletakkan di body</p>
</body>
</head>
</html>
Langganan:
Postingan (Atom)